<p style="background-image: initial; background-position: initial; background-size: initial; background-repeat: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; border: 0px; margin: 0px 0px 24px; padding: 0px; vertical-align: baseline; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, "Bitstream Charter", serif; font-size: 16px; text-align: justify;"> <strong style="background: transparent; border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline;">Pencemaran air di Indonesia</strong> saat ini semakin memprihatinkan. Pencemaran air dapat diartikan sebagai suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Perubahan ini mengakibatkan menurunnya kualitas air hingga ke tingkat yang membahayakan sehingga air tidak bisa digunakan sesuai peruntukannya. Fenomena alam seperti gunung berapi, badai, gempa bumi dll juga mengakibatkan perubahan terhadap kualitas air, tapi dalam pengertian ini tidak dianggap sebagai pencemaran.</p> <p style="background-image: initial; background-position: initial; background-size: initial; background-repeat: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; border: 0px; margin: 0px 0px 24px; padding: 0px; vertical-align: baseline; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, "Bitstream Charter", serif; font-size: 16px; text-align: justify;"> Pencemaran air, baik sungai, laut, danau maupun air bawah tanah, semakin hari semakin menjadi permasalahan di Indonesia sebagaimana <a href="https://alamendah.wordpress.com/2009/09/23/tingkat-pencemaran-udara-di-indonesia/" style="background: transparent; border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; color: rgb(116, 51, 153);" title="Tingkat Pencemaran Udara di Indonesia">pencemaran udara</a> dan pencemaran tanah. Mendapatkan air bersih yang tidak tercemar bukan hal yang mudah lagi. Bahkan pada sungai-sungai di lereng pegunungan sekalipun.</p> <p style="background-image: initial; background-position: initial; background-size: initial; background-repeat: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; border: 0px; margin: 0px 0px 24px; padding: 0px; vertical-align: baseline; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, "Bitstream Charter", serif; font-size: 16px; text-align: justify;">  </p> <div class="wp-caption alignright" data-shortcode="caption" id="attachment_2082" style="background: rgb(241, 241, 241); border: 0px; margin: 4px 0px 20px 24px; padding: 4px; vertical-align: baseline; display: inline; float: right; line-height: 18px; max-width: 100%; text-align: center; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, "Bitstream Charter", serif; font-size: 16px; width: 276px;"> <a href="https://alamendah.files.wordpress.com/2010/08/pencemaran-air-sungai.jpg" style="background: transparent; border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; color: rgb(116, 51, 153);"><img alt="" class="size-medium wp-image-2082" sizes="(max-width: 266px) 100vw, 266px" src="https://alamendah.files.wordpress.com/2010/08/pencemaran-air-sungai.jpg?w=266&h=400" srcset="https://alamendah.files.wordpress.com/2010/08/pencemaran-air-sungai.jpg?w=266&h=400 266w, https://alamendah.files.wordpress.com/2010/08/pencemaran-air-sungai.jpg?w=166&h=250 166w, https://alamendah.files.wordpress.com/2010/08/pencemaran-air-sungai.jpg 319w" style="background: transparent; border: none; margin: 5px 5px 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; max-width: 100%; height: auto;" title="pencemaran air sungai" /></a> <p class="wp-caption-text" style="background: transparent; border: 0px; margin: 5px 5px 24px; padding: 0px; vertical-align: baseline; font-family: "Helvetica Neue", Arial, Helvetica, "Nimbus Sans L", sans-serif; color: rgb(119, 119, 119); font-size: 12px;"> Air sungai yang tercemar</p> </div> <p style="background-image: initial; background-position: initial; background-size: initial; background-repeat: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; border: 0px; margin: 0px 0px 24px; padding: 0px; vertical-align: baseline; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, "Bitstream Charter", serif; font-size: 16px; text-align: justify;"> Pencemaran air di Indonesia sebagian besar diakibatkan oleh aktifitas manusia yang meninggalkan limbah pemukiman, limbah pertanian, dan limbah industri termasuk pertambangan. Limbah pemukiman mempunyai pengertian segala bahan pencemar yang dihasilkan oleh daerah pemukiman atau rumah tangga. Limbah pemukiman ini bisa berupa sampah organik (kayu, daun dll), dan sampah nonorganik (<a href="https://alamendah.wordpress.com/2009/07/23/dampak-plastik-terhadap-lingkungan/" style="background: transparent; border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; color: rgb(116, 51, 153);" title="Dampak Plastik Terhadap Lingkungan">plastik</a>, logam, dan deterjen).</p> <p style="background-image: initial; background-position: initial; background-size: initial; background-repeat: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; border: 0px; margin: 0px 0px 24px; padding: 0px; vertical-align: baseline; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, "Bitstream Charter", serif; font-size: 16px; text-align: justify;"> Limbah pertanian mempunyai pengertian segala bahan pencemar yang dihasilkan aktifitas pertanian seperti penggunaan pestisida dan pupuk. Sedangkan limbah industri mempunyai pengertian segala bahan pencemar yang dihasilkan aktifitas industri yang sering menghasilkan bahan berbahaya dan beracun (B3).</p> <p style="background-image: initial; background-position: initial; background-size: initial; background-repeat: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; border: 0px; margin: 0px 0px 24px; padding: 0px; vertical-align: baseline; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, "Bitstream Charter", serif; font-size: 16px; text-align: justify;"> Asian Development Bank (2008) pernah menyebutkan pencemaran air di Indonesia menimbulkan kerugian Rp 45 triliun per tahun. Biaya yang akibat pencemaran air ini mencakup biaya kesehatan, biaya penyediaan air bersih, hilangnya waktu produktif, citra buruk pariwisata, dan tingginya angka kematian bayi.</p> <p style="background-image: initial; background-position: initial; background-size: initial; background-repeat: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; border: 0px; margin: 0px 0px 24px; padding: 0px; vertical-align: baseline; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, "Bitstream Charter", serif; font-size: 16px; text-align: justify;"> Dampak lainnya yang tidak kalah merugikan dari pencemaran air adalah terganggunya lingkungan hidup, ekosistem, dan <a href="https://alamendah.wordpress.com/2010/05/02/tahun-internasional-biodiversity-keanekaragaman-hayati-2010/" style="background: transparent; border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; color: rgb(116, 51, 153);">keanekaragaman hayati</a>. Air yang tercemar dapat mematikan berbagai organisme yang hidup di air.</p> <p style="background-image: initial; background-position: initial; background-size: initial; background-repeat: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; border: 0px; margin: 0px 0px 24px; padding: 0px; vertical-align: baseline; color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, "Bitstream Charter", serif; font-size: 16px; text-align: justify;"> Saya merindukan masa-masa kecil saya ketika saya bisa bebas bermain di sungai-sungai kecil dengan airnya yang bersih jernih, bebas dari berbagai polutan. Mengejari <a href="https://alamendah.wordpress.com/2010/06/08/ikan-wader-jenis-macamnya/" style="background: transparent; border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; color: rgb(116, 51, 153);">ikan wader</a>. Sobat-sobat juga merindukannya?</p>
Pencemaran Air di Indonesia
10 Jan 2019